Cara Menabung untuk Biaya Traveling ke Luar Negeri, Salah Satunya dengan Pinjaman Tunai

Cara Menabung untuk Biaya Traveling ke Luar Negeri, Salah Satunya dengan Pinjaman Tunai

Traveling ke luar negeri memang menjadi impian sebagian orang. Besarnya biaya menjadi salah satu konsekuensi yang harus ditanggung. Sebetulnya tidak jadi soal jika membiayai perjalanan ke luar negeri dengan pinjaman tunai. Tapi, alangkah baiknya jika opsi tersebut merupakan opsi terakhir yang dipilih.

Oleh karena itu, agar cita-cita traveling ke luar negeri bisa diwujudkan. Kamu harus merealisasikannya dengan menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan ke luar negeri. Bukan hanya transportasi dan akomodasi saja, tetapi juga persiapan pembuatan paspor juga perlu dimasukkan ke dalam perencanaan anggaran.

Berikut ini adalah cara menabung untuk traveling ke luar negeri dengan cara yang sederhana dan mudah untuk dilakukan.

Memiliki Anggaran Perjalanan

Memiliki keinginan untuk menabung saja tidak cukup. Alasannya karena kamu harus menentukan target dalam tenggat waktu tertentu. Misalnya anggaran liburan ke Singapura sebesar Rp4 juta sudah termasuk transportasi, penginapan dan biaya makan.

Target Rp4 juta inilah yang harus kamu kejar dalam kurun waktu tertentu. Tentukan anggaran perjalanan dan tentukan juga tenggat waktu menabung agar jelas kapan tabungan bisa terkumpul sesuai dengan yang diharapkan.

Komitmen Menyisihkan dari Pendapatan

Persentase uang yang harus disisihkan bisa mengambil antara 10% sampai dengan 30% dari pendapatan atau penghasilan bulanan. Hanya saja, dengan catatan tidak ada utang atau cicilan yang harus dibayarkan.

Jika ada cicilan utang atau angsuran, tentu kamu harus mengutamakan angsuran terlebih dahulu sebagai kewajiban rutin yang harus dibayar tiap bulan, barulah menyisihkan untuk tabungan.

Namun demikian, akan lebih baik jika menyisihkan dana untuk tabungan di awal bulan bukan di akhir bulan. Hal ini untuk menghindari kehabisan uang di tengah bulan. Hitung juga apakah persentase yang dipilih sudah sesuai dengan target yang diharapkan. Jika masih jauh dari target, artinya kamu harus mencari tambahan penghasilan.

Membuat Rekening Terpisah

Jangan pernah menyatukan keuangan untuk pengeluaran bulanan dengan tabungan. Akan lebih baik jika kamu memiliki rekening terpisah yang bisa sekaligus dimanfaatkan untuk tabungan jangka panjang. Artinya rekening tabungan bisa digunakan untuk tabungan berbagai kebutuhan. Tidak hanya untuk target traveling ke luar negeri saja.

Mencari Tambahan dari Pekerjaan Sampingan

Salah satu cara untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan adalah mencari pekerjaan sampingan untuk menambah tabungan liburan dan mempercepat target dari yang diharapkan. Kamu bisa menjadi pekerja paruh waktu di akhir pekan atau berjualan secara online. Yang pasti lakukan pekerjaan yang bisa memenuhi target untuk biaya liburan.

Ajukan Pinjaman Tunai Jika Diperlukan

Jika ternyata target meleset dari perkiraan, jangan khawatir. Kamu bisa menundanya atau mengajukan pinjaman tunai melalui fintech yang tepercaya dan aman. Salah satu  layanan pinjaman tunai yang bisa kamu pilih seperti Kredivo yang sudah terdaftar di OJK.

Besaran pinjaman sebaiknya diajukan dengan bijak. Setidaknya cukup untuk menutupi 20 hingga 30 persen kebutuhan selama liburan. Uang pinjaman juga bisa digunakan sebagai dana darurat, hanya digunakan saat dibutuhkan saja.

Nah, dengan menggunakan aplikasi Kredivo, kamu bisa mengajukan pinjaman tunai kapan saja dan di mana saja. Karena dana tunai yang diajukan, bisa langsung ditransfer ke rekening yang didaftarkan tanpa repot lagi. Kredit limit yang diberikan Kredivo bisa mencapai Rp30 juta.

Kredivo punya dua produk pinjaman yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Untuk kebutuhan konsumtif seperti traveling cukup ajukan pinjaman mini dengan plafon antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Namun, jika memang membutuhkan biaya sedikit lebih besar bisa ajukan pinjaman jumbo dengan plafon mulai dari Rp1 juta. Keduanya sama-sama dikenakan bunga 2.95% per bulan. Bijaklah dalam mengajukan pinjaman terutama untuk kebutuhan konsumtif.

admin

shares